Jenis-Jenis Bahan Berdasarkan Struktur Penyusunnya

Kita sering menggunakan berbagai jenis kertas dan berbagai jenis tali atau benang. Kertas yang kita gunakan untuk menulis biasanya berbentuk buku tulis. Lain lagi bila kita ingin menyeka keringat. Untuk menyerap keringat, kita membutuhkan kertas tisu.
Contoh bahan selain kertas adalah tali dan benang. Contoh benda yang berwujud tali atau benang adalah senur, wol, dan benang nilon. Tali mempunyai struktur yang berbeda-beda sehingga kekuatannya tidak sama. Coba sebutkan contoh-contoh benda lain yang terbuat dari bahan tali atau benang!

Tali dan kertas mempunyai sifat yang berbeda sehingga mempunyai fungsi yang berbeda pula. Bagaimanakah sifat-sifat tali dan kertas? Untuk mengetahuinya, perhatikan penjelasan berikut!

1. Kertas

Hampir setiap hari kita menggunakan kertas. Kertas yang kita butuhkan untuk menulis biasanya berbentuk buku tulis. Kertas juga dibutuhkan untuk keperluan lain, seperti buku pelajaran, koran, lap keringat, dan kemasan suatu benda. Sebutkan contoh-contoh benda lain yang terbuat dari kertas! Terbuat dari apakah kertas itu? Kertas dibuat dari berbagai bahan, antara lain, kayu, merang, bambu bahkan dari daur ulang kertas bekas. Kertas mempunyai sifat-sifat, antara lain:
a. ringan,
b. menyerap air dan tinta,
c. mudah robek,
d. mudah terbakar, dan
e. dapat didaur ulang.

Jenis kertas bermacam-macam seperti kertas HVS, kertas karton, kertas tisu, dan kardus. Jenis kertas disesuaikan dengan penggunaannya. Misalnya, kertas HVS berwarna terang dan halus cocok digunakan untuk keperluan menulis. Buku yang dicetak dengan kertas HVS akan mudah dibaca.
Kertas koran bentuknya kasar dan warnanya tidak seterang kertas HVS. Kertas koran digunakan wartawan untuk menulis suatu peristiwa atau berita. Berita yang diterbitkan setiap hari dimuat dalam koran harian.
Kertas yang berfungsi untuk menyerap keringat disebut kertas tisu. Kertas tisu dibuat lebih tipis dan ringan. Kertas tisu digunakan untuk menyeka (mengelap) keringat, kotoran, atau debu ketika bepergian dan dapat pula berfungsi sebagai sapu tangan.

Sementara itu, untuk pembungkus barang digunakan kertas yang tebal. Kertas itu disebut kertas kardus. Kertas kardus bersifat lebih kuat sehingga barang dapat terlindungi dengan baik.
Kelebihan kertas adalah dapat didaur ulang sehingga tidak menimbulkan pencemaran. Sampah-sampah dari kertas bekas dapat didaur ulang menjadi berbagai jenis kertas yang baru lagi

2. Tali dan Benang
Tali dan benang pada umumnya berasal dari serat. Serat dihasilkan dari tumbuhan, hewan, mineral, atau bahan kimia. Serat yang diperoleh dari tumbuhan, hewan, dan mineral disebut serat alam; sedangkan serat yang terbuat dari campuran bahan kimia disebut serat sintetik.
Serat alam yang diperoleh dari tumbuhan umumnya berasal dari daun, batang, dan biji. Contoh tumbuhan yang diambil seratnya, antara lain, rami, kapuk, dan kapas. Serat alam yang diperoleh dari hewan berasal dari bulu dan kepompong, antara lain, bulu burung, bulu domba, dan kepompong ulat sutera. Sementara itu, dari serat yang berasal dari mineral diperoleh asbestor.
Pada penggunaan sehari-hari, umumnya serat alam dibuat dengan penambahan bahan-bahan kimia tertentu. Serat alam yang dibuat dengan penambahan kimia disebut serat setengah sintetik. Serat setengah sintetik yang pertama kali dibuat adalah serat rayon. Serat rayon adalah serat yang digunakan sebagai bahan pembuat senur (benang ban). Serat sintetik juga dapat dibuat dari batu bara dan minyak bumi. Contohnya, serat nilon dan serat poliester.
Serat-serat di atas merupakan bahan dasar untuk membuat tali atau benang, seperti senur, wol, dan nilon.
a. Senur
Pernahkah kamu memerhatikan struktur ban mobil? Apabila ada ban mobil bekas, coba perhatikan benangnya! Benang yang digunakan untuk membuat ban disebut senur. Oleh karena itu, senur biasa disebut benang ban. Senur berasal dari serat rayon. Serat rayon dibuat dari pulp tanaman akasia dan pinus. Pulp adalah serat kayu yang ilumatkan dalam air.
Sifat-sifat senur, antara lain, kuat, tahan lama, mudah diberi zat warna, dan tidak luntur.
Selain digunakan sebagai benang ban mobil, senur juga dapat digunakan sebagai ban sepeda motor dan menjahit sepatu.
b. Wol
Wol berasal dari serat hewan, yaitu bulu domba. Badan terasa hangat bila memakai wol pada saat cuaca dingin. Pernahkah kamu menggunakan pakaian yang terbuat dari wol?

Kain Wol

Sifat-sifat wol, antara lain, kuat, tahan terhadap panas, tahan terhadap ngengat, dan embut. Wol dapat digunakan sebagai bahan pakaian, selimut, dan karpet. Selain wol, masih banyak jenis kain yang lain. Misalnya, kain katun dari kapas dan kain sutra dari kepompong ulat sutra.
c. Nilon
Pernahkah kamu melihat jala? Bagaimanakah bentuknya? Jala terbuat dari benang nilon. Nilon merupakan serat sintetik yang dapat dihasilkan dalam jumlah banyak.
Sifat-sifat nilon, antara lain:
1. kuat,
2. tahan terhadap pelarut, dan
3. cepat kering.
Nilon dapat digunakan untuk membuat jala, alat pancing, jaring atau net, bahan-bahan pakaian, dan sebagainya.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s